Mungkin, untuk sebagian pria di luar sana, sangat sulit untuk mendekati wanita mandiri tanpa harus merasa terancam dan berusaha meruntuhkan rasa percaya diri mereka. Uraian ini mengisahkan satu orang pria pencundang yang gagal melukai perasaan seorang wanita, meski telah mengangkat isu paling peka untuk kaum hawa, yaitu berat badan.
Christina Topacio, Marketing Director di BeautyCon, LA, berhasil menanggapi pria yang berusaha mempermalukan dan meruntuhkan semangat dirinya, dengan cara terbaik dan paling asyik.
Selama beberapa hari, Topacio dekat dengan seorang pria hasil berkenalan di sebuah aplikasi kencan online.
Pria itu, layaknya kaum adam yang tengah mendekati wanita, sering memberikan Topacio pujian berkaitan dengan kecantikan dan kecerdasannya.
Namun, suatu hari, pria itu menyampaikan pesan ofensif yang hanya merefleksikan sisi diri seorang pria pecundang.
Pria itu mengatakan bahwa Topacio harus menurunkan berat badan.
“Kamu harus menurunkan berat badan,” tulis pesan sang pria pada Topacio.
“Baiklah, mungkin kata ‘harus’ pilihan yang salah. Mungkin aku adalah seorang pria menyebalkan tapi tubuhmu adalah alasan utama aku tidak melakukan apa-apa hingga hari ini. Mungkin aku adalah pria brengsek yang berpikir opiniku penting. Namun, memang begitulah,” urainya.
Tanggapan Topacio terhadap rangkaian pesan memalukan tersebut sangat tenang dan membanggakan.
Diibilang gemuk, Christina Topacio balik meledek si pria dengan foto dirinya tengah makan dalam porsi besar.
“Ha-ha.. Keren.. Opinimu adalah milikmu, tapi terimakasih dengan penilaian itu,” balas Topacia.
Lalu, esok paginya, Topacio mengirimkan foto dirinya pada pria tersebut.
Dalam foto, Topacio sedang berpose menyantapan makanan dalam porsi yang sangat besar sembari tersenyum lebar
“Aku berharap, orang-orang mulai menyadari bahwa tidak pantas mengatakan hal-hal itu,” ujarnya
“Lalu, aku juga berharap, para wanita lainnya harus berani membela diri dari komentar yang hanya akan menjatuhkan mereka, tak peduli komentar itu datang dari ibumu, teman, guru, atau pasangan,” urainya.
So, ladies tak perlu jadi jelmaan pribadi orang lain demi satu orang pria pecundang, jadilah berani.
Christina Topacio, Marketing Director di BeautyCon, LA, berhasil menanggapi pria yang berusaha mempermalukan dan meruntuhkan semangat dirinya, dengan cara terbaik dan paling asyik.
Selama beberapa hari, Topacio dekat dengan seorang pria hasil berkenalan di sebuah aplikasi kencan online.
Pria itu, layaknya kaum adam yang tengah mendekati wanita, sering memberikan Topacio pujian berkaitan dengan kecantikan dan kecerdasannya.
Namun, suatu hari, pria itu menyampaikan pesan ofensif yang hanya merefleksikan sisi diri seorang pria pecundang.
Pria itu mengatakan bahwa Topacio harus menurunkan berat badan.
“Kamu harus menurunkan berat badan,” tulis pesan sang pria pada Topacio.
“Baiklah, mungkin kata ‘harus’ pilihan yang salah. Mungkin aku adalah seorang pria menyebalkan tapi tubuhmu adalah alasan utama aku tidak melakukan apa-apa hingga hari ini. Mungkin aku adalah pria brengsek yang berpikir opiniku penting. Namun, memang begitulah,” urainya.
Tanggapan Topacio terhadap rangkaian pesan memalukan tersebut sangat tenang dan membanggakan.
Diibilang gemuk, Christina Topacio balik meledek si pria dengan foto dirinya tengah makan dalam porsi besar.
“Ha-ha.. Keren.. Opinimu adalah milikmu, tapi terimakasih dengan penilaian itu,” balas Topacia.
Lalu, esok paginya, Topacio mengirimkan foto dirinya pada pria tersebut.
Dalam foto, Topacio sedang berpose menyantapan makanan dalam porsi yang sangat besar sembari tersenyum lebar
“Aku berharap, orang-orang mulai menyadari bahwa tidak pantas mengatakan hal-hal itu,” ujarnya
“Lalu, aku juga berharap, para wanita lainnya harus berani membela diri dari komentar yang hanya akan menjatuhkan mereka, tak peduli komentar itu datang dari ibumu, teman, guru, atau pasangan,” urainya.
![]() |
| Image source: aku seneng.com |
Source: KompasFemale.com

