Wednesday, November 25, 2020

Setitik Nila

Standard

 Karena nila setitik, rusak susu sebelanga

Karena setitik, hening menguap saja canda tawa kemarin


Karena setitik, mencipta seribu rangkaian alasan

Karena  setitik, luput mengindahkan air mata memohon


Karena setitik, bahkan menerobos pijakan beling berduri

Karena setitik, memuja ego


Karena setitik, buram titik-titik berkilau kala itu

Karena setitik, apakah harapan mesti hampa ?


  • Categories