Thursday, May 18, 2017

Hariku Bersama Prelo

Standard

Post sebelumnya di blog yang tak seberapa ini, saya udah ngomongin sekilas beberapa aplikasi jual beli online, cek disini kalo kaga percaya. Salah satu diantara yang saya review adalah Prelo. Fyi, that's all murni dari pengalaman pribadi, lho!

Namun kali ini saya kembali ingin berbagi cerita lebih detail tentang keseharian saya bersama salah satu aplikasi jual beli online yang bikin saya klepek- klepek, Prelo. Jujur saja sebelum hadirnya aplikasi Prelo saya udah mencoba berbagai macam jenis jual beli online, namun sejauh ini Prelo satu- satunya aplikasi jual beli online yang masih menggenggam hati saya. Posisi Prelo udah sama seperti gebetan di hati saya. Hari- hari saya tiada kata absen buat ngestalking Prelo. Saking gerget dengan aplikasi ini, saya pernah dapet sampe badge Super Active User (streak 39 days) yang artinya dalam 39 hari itu, saya  rutin ngestalking, nggak seharipun ninggalin Prelo. Kebayang nggak, betapa si mimin Prelo nggak eneg ngeliat saya nongol mulu disana, sayangnya belum dan moga - moga selamanya nggak bosen- bosen ya, min :genit

Awal mula saya kenalan dengan Prelo itu, nggak sengaja. Kalo kata saya, cinta pada pandangan pertama. Bermula dari tampilan web prelo yang simple tapi menarik (kebetulan warna tampilannya mirip kayak blog saya :D) bikin saya penasaran. Iseng- iseng saya klik terus kepoin webnya di Prelo.co.id dari awal ampe abis, dan benar kata orang jangan coba bermain iseng ntar baper. Berawal dari iseng eh, jadi beneran jatuh cinta sama Prelo, kalo jodoh emang nggak kemana, ya!
Lalu suatu hari kabar suka cita pun datang, 'kabar gembira untuk kita semua kini Prelo sudah ada aplikasinya'. Mulai sejak itu deh saya resmi menjadikan Prelo sebagai aplikasi kesayangan
Oh ya buat yang belum tau apa aja yang ada Prelo, for your information semuanya ada, mau cari Pakaian wanita, Pakaian Pria, sepatu, tas, Baby and kid stuff, beauty tools, sport, buku, gadget, kendaraan, home and living, sampe barang-barang juga antik ada, lho. Kerennya, Prelo menjual barang- barang yang baru dan barang bekas yang biasa sampe barang-barang branded. Pas banget buat kayak saya yang hobby jajan berkualitas di online shop meski budget mahasiswa. Paket komplit deh pokoknya.

Pengalaman seru saya selama bertransaksi di Prelo, pernah beli celana panjang hitam second dari harga 200 ribu deal jadi 90 ribuan. saya cek harga asli di store resmi online maupun offline seharga US$ 27 atau kalau di rupiahkan setara dengan sekitar 350 ribu. Kakak sellernya sih bilangnya second tapi pas barangnya sampe saya ngerasa pengin nangis terharu, secara masih ada tag harganya. usut punya usut sellernya ternyata baru beli terus salah ukuran makanya dijual.

Kalau saya amati, banyak diantara seller casenya kayak gitu, mereka menjual preloved pribadi dengan alasan, salah ukuran, lupa pake, preloved barang butik, clearance sale, sama satu alasan yang paling mainstream, yakni bosen. Mereka biasanya nggak terlalu musingin keuntungan mulu, sehingga tidak heran harga barang yang ditawarkan berada dibawah harga pasar. Jangan kaget makanya ngeliat deretan harga miring di Prelo sampe banting harga.
saya beli ini sekitar 2 minggu yang lalu
Buat para seller- seller yang sengaja ingin mencari peluang bisnis disana, dengan fitur yang sedemikian kreatifnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan, siapa saja bebas bertransaksi di Prelo. Saya jamin antara seller dan buyer tidak akan berhadapan dengan drama sinetron berlebihan yang menguras energi otak maupun otot di Prelo
Bahkan saya sendiri yang notaben mahkluk tak kasat mata di dunia ini udah upload barang- barang preloved pribadi di Prelo. Dari pada numpuk nggak kepake siapa tau bisa bermanfaat buat orang lain. Selain itu, dagang di prelo dapat dimanfaatkan sebagai sarana ngelatih anak kemarin sore (read: anak muda) kayak saya skill bisnis online kecil- kecilan, mayan dapet uang jajan extra.

Soal keaslian barang dont worry, barang yang terupload harus sudah lolos dari tim seleksi Prelo, atau boleh langsung tanyakan seller dengan menggunakan fitur chat atau kalau masih kurang merasa nyaman silahkan bertransaksi dengan seller yang sudah mendapat badge aunthentic club.
Yang tidak kalah seru di Prelo adanya fitur tawar, bagi sebagian cewek especially saiah  tawar- menawar merupakan salah satu seninya shopping. Pengalaman menarik saya ketika beli buku bekas, seller menawarkan harga 250 ribu lalu saya negosiasi 100 ribu, singkat cerita deal 125 ribu. Menurut saya tidak ada istilah 'tawarnya kejauhan' atau pun 'nego sadis', kalau seller menolak maka ada dua kemungkinn, saya akan menaikan harga tawaran atau  transaksi  gagal. Sebaliknya ketika sellernya say yes maka so pasti transaksi deal. Setiap orang feel free to say NO or YES, selama buyer tidak memaksa dan seller pun sama sekali tidak merasa dipaksa, nego sesadis- sadisnya? why not?
But, in this case just for serius buyer only, ya!

Jangan lupakan fitur refferal bonus. Setiap member yang sudah berhasil register akan mendapat kode refferal bonus. Dengan memasukkan kode refferal yang super kece ini, seorang buyer akan dapet potongan harga sebesar 25.000 dan seller akan dapet bonus sebesar 50.000 tanpa syarat. misalkan barang saya yang sudah saya tawar dan deal tadi seharga150 ribu, ketika pembayaran saya akan memasukkan kode refferal maka saya hanya akan membayar 125 ribu. kapan lagi coba dapet barang berkualitas dengan harga murah?

Semakin kesini semakin pinter penipu- penipu mengelabui pengguna internet. Bagi gue pribadi, meski cuma ketipu 1 rupiah tapi yang namanya ketipu tetep rasanya nyesek. Maraknya kejahatan di dunia cyber khususnya penipuan jual beli online, sehingga hal yang harus diperhatikan dalam bertransaksi online adalah keamanan dalam pembayaran dan pengiriman. Apalah arti semua fitur - fitur kece kalau proses pembayaran dan pengiriman bikin deg - deg-an. Sebelum hadirnya prelo aplikasi jual beli preloved mah banyak tapi jarang yang punya rekening bersama, ujung- ujungnya sekelas menteri pun bisa tertipu. Jangan khawatir, ada tim admin Prelo pasti selalu setia menemani member. Sudah kesekian puluh kalinya saya melakukan transaksi di prelo, transaksi apapun itu selalu mimin hadir untuk melakukan konfirmasi  ke e-mail ataupun nomer ponsel saya.
Selain menggunakan rekening bersama, ada fitur waktu jaminan Prelo yakni, cara Prelo memberikan waktu kepada buyer untuk memeriksa barang yang di terima. Jika barang yang diterima  berbeda misalnya terbukti kw, tidak sesuai ukuran, ada cacat yang tidak diinfromasikan sebelumnya, buyer dapat melakukan refund dengan waktu jaminan 3x 24 jam terhitung sejak status barang telah ‘’diterima’’. Jika pembeli udah cek barang yang diterima akan otomatis muncul fitur review barang sebagai tanda penerimaan barang, baru deh penjualnya bisa narik uang hasil penjualan dari Prelo Balance. Tapi kalo buyer tidak juga ngeriview sampai lewat dari waktu jaminan prelo, seller tetep bisa melakukan Tarik uang. Intinya kalo ada penjual iseng pengin curang, prelo balance-nya akan bertambah tapi tidak bisa melakukan penarikan.

Oh ya, selain dengan banking trnasfer sekarang transaksi pembayaran via kartu kredit dan Indomaret  juga udah bisa, lho.
Dan  masih banyak keseruan- keseruan yang udah saya laluin bersama Prelo, situs jual beli yang super praktis, kreatif, aman, nyaman, berkualitas, no drama, no deg - deg-an dan pastinya bikin nagih.
Kalo saya udah, kamu kapan join nongkrong di Prelo? :matabelo